Analysis Of Fishing Frequency, Fishing Gear Capacity, And Seafish Prices As Determinants Of Income For Fishers At The Pasar Bawah Manna Fishing Port In South Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.70963/jm.v2i4.724Keywords:
Frequency Of Fishing Trips, Fishing Gear Capacity, Price Of Marine FishAbstract
Fish Auctions (TPI) play a key role in fisheries activities and serve as a critical factor in driving and improving fishermen’s livelihoods and well-being. This study aims to analyze the income levels of capture fishermen and to examine the determinants of fishing frequency, fishing gear capacity, and marine fish prices on the income of capture fishermen at the Pasar Bawah Manna Fish Auction in South Bengkulu Regency. The research method employed was a quantitative approach using descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results of this study indicate an average catch of 336 kg per fisherman per month and income of Rp.5,717,489 per fisherman per month. The fishing frequency variable (X1) had a calculated t-value of 3.049 with a p-value of 0.003; the fishing gear capacity variable (X2) had a calculated t-value of 2.284 with a p-value of 0.025; and the marine fish price variable (X3) had a calculated t-value of 2.393 with a p-value of 0.019. The t-table value of 1.666 at a significance level of 0.05 indicates that the calculated t-values for the fishing frequency, fishing gear capacity, and sea fish price variables are greater than the t-table value; therefore, all variables influence the income of capture fishermen.
Downloads
References
Ambo, A., Dinar, M., Mustari, Hasan, M., & Said, M. I. (2013). Peranan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dalam Pengembangan Usaha Rumah Makan di Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Andriani, D. P. (2019). Metode Sampling. Debrina. lecture. ub. ac. id, 1-36.
Anggita, T., & Zamdial & Herliany, N. E. (2020). Analisis usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring insang di sentra perikanan tangkap pasar bawah, Manna, Bengkulu Selatan. Jurnal Enggano, 5(3), 548-565. dan PP = 1,2 tahun atau 1 tahun 2 bulan. Usaha penangkapan ikan dengan jaring insang di Sentra Perikanan tangkap Pasar Bawah Manna, Bengkulu Selatan dinyatakan mempunyai kelayakan berdasarkan aspek finansial.
Anggita, T., Zamdial, & Herliany, N. E. (2020). Analisis usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring insang di Sentra Perikanan Tangkap Pasar Bawah, Manna, Bengkulu Selatan. Jurnal Enggano, 5(2), 548-565.
Anggun. (2022). Disini, Tempat Pelelangan Ikan Laut Terbesar di Bengkulu Selatan. Bengkulutoday.Com. https://www.bengkulutoday.com/disini-tempat-pelelangan-ikanlaut-terbesar-di-bengkulu-selatan
Anita, Y. (2022). Analisis pengaruh frekuensi melaut dan jarak melaut terhadap pendapatan nelayan. Politeknik Negeri Jember.
Bahtiar, R. B. S., & Raswatie, F. D. (2023). Analisis Fluktuasi Harga Pangan di Kota Bogor. https://doi.org/10.29244/ijaree.v1i2.42020
Beach, c. I. I. P. B. Resiliensi struktur keluarga nelayan: studi kasus respon keluarga nelayan terhadap dampak perubahan iklim di pantai pasar bawah bengkulu selatan the resilience of fishermen’s family structure: a case.
Burhan, M. R., & Kamiruddin, K. (2025). Dampak Fluktuasi Harga Ikan dalam Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Menurut Ibnu Taimiyah di Pelelangan Ikan Bajoe. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(4), 6631-6637. dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Anggotanya. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian, 1(1), 25–88.
Darmanto, Agus Tri, Djuanda Hatta, M. R. (2020). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Perikanan Tangkap Di Kecamatan Tarakan Tengah. Jurnal Borneo Humaniora, 9–17.
Dyah, S. (2005). Analisis Efisiensi TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Kelas 1, 2 Dan 3 di Jawa Tengah Dan Pengembangannya Untuk Peningkatan Kesejahteraan Nelayan .
Fauzi, A. 2005. Kebijakan Perikanan dan Kelautan : Isu, Sintesis, dan Gagasan. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. 185 hlm.
Hasiani, H., Rizal, A., & Mallawa, C. (2011). Analisis usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring insang di Desa Tabanio Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Penelitian Perikanan Budidaya, 1(1).
Hidayat, A., Kurniawan, B., & Sari, D. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan di wilayah pesisir Aceh. Jurnal Perikanan Tropis, 5(2), 123-135.
Joesron. Tati Suhartati dan Fahthorrozi M,2003. ”Teori Ekonomi Mikro, Dilengkapi Beberapa Bentuk Fungsi Produksi”, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Liandi, A., & Andryawan, A. (2022). Penerapan Hukum Terhadap Penangkapan Ikan pada Wilayah Laut Indonesia Guna Menjaga Keberlanjutan Perikanan. PROSIDING SERINA, 2(1), 229-238.
Lubis, Ernani. 2006. Buku I Pengantar Pelabuhan Perinan. Bogor: Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor
Martasuganda, S. (2002). Jaring insang (Gillnet). Serial Teknologi Penangkapan Ikan Berwawasan Lingkungan. Jurnal Perikanan dan Kelautan FPIK IPB.
Mukarrama, M. (2018). Dampak Pelelangan Ikan Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Mangempang Kabupaten Barru (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar).
Mulyadi. 2014. Ekonomi Kelautan. Edisi III. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Nurfita, N., Fausayana, I., & Nadiryati, F. (2024). Analisis Perbedaan Pendapatan Nelayan Tangkap Jaring dan Nelayan Tangkap Pancing Di Desa Tatombuli Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 5590-5601.
Olii, A.H. 2007. Analisis Kapasitas Perikanan Tangkap Dalam Rangka Pengelolaan Armada Penangkapan di Propinsi Gorontalo. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor. (Disertasi). 217 hlm.
Pratama Simanjuntak, A. (2021). Pengaruh pemberian bantuan alat tangkap ikan, jumlah tenaga kerja dan frekuensi melaut terhadap pendapatan nelayan. Universitas Bangka Belitung.
Pratama, S., & Erliana, N. (2021). Pengaruh biaya operasional, lama melaut, dan harga ikan terhadap pendapatan nelayan. Jurnal Ilmiah Widya Pembangunan, 8(3), 78-89.
Purwanto & Nugroho. (2012). Daya Tangkap Kapal Pukat Cincin dan Upaya Penangkapan Pada Perikanan Pelagis Kecil di Laut Jawa. Jakarta : Jur. Pen. Perik. Indonesia. Pusat Penelitian Perikanan Tangkap. 17 (1): 23-30
Putong (2002), Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro, Jakarta: Ghalia Indonesia
Putri, L. I., Farhan, M., & Darmawi, D. (2021). Dampak Bantuan Alat Tangkap Gillnet Terhadap Pendapatan Nelayan Di Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur. SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan, 5(2).
Rahim, A., Kurniawan, A. W., & Hastuti, D. R. D. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga ikan laut segar di Sulawesi Selatan.
Ramadani, M., Kurniawan, B., & Erliana, N. (2023). Pengaruh pengalaman melaut dan modal kerja terhadap pendapatan nelayan di Kelurahan Nipah Panjang 1, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(2), 1083-1095.
Ramadani, M., Kurniawan, B., & Erliana, N. (2023). Pengaruh peralatan penangkap ikan terhadap pendapatan nelayan di Lampung. Universitas Lampung.
Ramadhani, S., & Tim Peneliti. (2022). Analisis faktor pendapatan nelayan berdasarkan harga ikan laut dan hasil tangkapan. Jurnal Gema Agro, 10(1), 45-56.
Salim, A. 1999. Analisis Tingkat Pendapatan Nelayan dan Faktor –Faktor yang mempengaruhinya di Kecamatan Syiah Kuala Kotamadya Banda Aceh, Tesis S2 PPS USU, Medan.
Sangadji, S.,Mustaruddin.,& Hari, W.S.(2013).Pengaruh FaktorProduksiTerhadap Pengembangan Perikanan Tuna di KotaAmbon.JurnalTeknologi Perikanan dan Kelautan,4(1),1-8.
Sari, N. P. (2022). Pengaruh alat tangkap ikan terhadap penghasilan nelayan di Desa Bandengan Kendal. Jurnal Ekonomi Islam, 1(1).
Sianto, Y., Mudana, I. W., & Sitompul, L. U. (2024). Dominasi Laki-Laki Nelayan Terhadap Perempuan Keluarga Nelayan di Desa TEMBOKREJO, BANYUWANGI, dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi di SMA NEGERI 1 MUNCAR. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 6(3), 236-247.
Subari, S. (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Koperasi Nelayan
Sutardjo, S. C. (2014). Kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan ke depan developmen policy of marine and fisheries. https://doi.org/10.15578/JKPI.6.1.2014.37-42.
Syahma, A. (2016). Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Pendapatan Nelayan Tangkap di Desa Galesong Kota Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar (di bawah bimbingan Abd Rahim dan Andi Samsir) (Doctoral dissertation, FBS).
Widodo, J. (2023). Analisis pengaruh hasil tangkapan dan harga ikan terhadap pendapatan nelayan. SEIKO: Jurnal Ekonomi, 12(2), 200-215.
Widodo, J., & Kurniawan, A. (2022). Prediksi dampak COVID-19 terhadap pendapatan nelayan kecil di Bengkulu. Jurnal Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan, 5(1), 45-60.
Widodo, J., & Tim Peneliti. (2022). Dampak alat tangkap modern terhadap pendapatan nelayan di perairan Bengkulu. Jurnal Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan, 5(1), 45-60.
Wiyono, Wibisono, 2005. Peran dan Strategi Koperasi Perikanan Dalam Menghadapi Tantangan Pengembangan PP dan PPI di Indonesia Terutama di Pulau Jawa. Makalah dalam semikola Internasional Tentang Revitalisasi Dinamis Pelabuhan Perikanan Tangkap di Pulau Jawa Dalam Pembangunan Perikanan Indonesia, Bogor
Yuliana, N. N. R., & Budhi, M. K. S. (2021). Pengaruh jumlah kapal, jenis kapal, dan frekuensi melaut terhadap produksi dan pendapatan nelayan di Kota Denpasar. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 10(4), 1624-1655.
Zain, M., Mallawa, C., & Rizal, A. (2016). Analisis usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring insang permukaan di PPI Banyutowo Kabupaten Pati. Jurnal Penelitian Perikanan Budidaya, 2(2).
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Wino Afrianto, Herri Fariadi, Rika Dwi Yulihartika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


